Mengenal Nama Rumah Adat Jawa Untuk Pengetahuan

Rumah Adat Jawa – Indonesia ialah salah satunya negara yang mempunyai kekayaan yang melimpah dibanding dengan Negara lainnya. Dari mulai kekayaan alam, keindahan alam, melimpahnya sumber daya alam serta beberapa macam kebudayaan.

Semestinya kita bersukur pada Allah sebab sudah di lahirkan di bumi yang subur ini. Serta salah satunya keharusan kita ialah mengawasi bumi ini dari beberapa intimidasi yang bisa punya potensi mengakibatkan kerusakan Negara Indonesia ini. Entahlah dari serangan dengan fisik ataupun serangan pemikiran-pemikiran yang yang bisa mengakibatkan kerusakan kepribadian.

Pada saat ini saya dikit memperingatkan rekan-rekan semua pada salah satunya kebudayaan Indonesia. Yang kebudayaan ini jarang atau bahkan juga tidak diketahui oleh anak-anak zaman saat ini. Tetapi anehnya, mereka lebih asik untuk kenal bahkan juga pelajari budaya orang yang lain, yang tidak lebih baik dari budaya Indonesia.

Langsung, pada artikel kesempatan ini saya akan mengusung topik mengenai rumah adat jawa. Mengapa saya ambil topik ini? sebab pulau jawa ialah rumah saya sekarang ini. Saya ingin memperkenalkan budaya dari daerah yang saya menempati sekarang ini pada rekan-rekan semua.

Nama Rumah Adat Jawa

1. Badui

Rumah adat jawa yang pertama ialah rumah badui, yang datang dari Propinsi Banten. Keseluruhannya rumah ini terbuat beberapa bahan yang datang dari alam. Sebagai material penting untuk bikin rumah badui ialah bambu, sesaat batu, kayu serta ijuk jadi bahan pelengkapnya.

Fondasi rumah badui terbuat batu datar yang dipendam di tanah. Umumnya batu yang dipakai untuk fondasi ialah batu yang didapat dari sungai. Pemakaian batu dalam podasi rumah ini mempunyai tujuan untuk menahan tiang rumah supaya tidak cepat lapuk.

Jika tiang yang terbuat dari kayu bersentuhan langsung dengan tanah jadi bisa diyakinkan tiang akan cepat lapuk. Umumnya tiang rumah badui terbuat dari balok kayu yang besar serta kuat. Kayu yang digunakanpun mesti kayu yang kuat, seperti kayu jati, kayu mahoni serta kayu akasia.

Untuk sisi dinding rumah badui, umumnya terbuat dari anyaman bambu yang dikenal juga dengan bilik. Pemakaian bilik pada dinding rumah baduy mempunyai tujuan supaya ruang di rumah dapat masih sejuk. Sebab hawa dapat masuk dari antara anyaman, perihal ini ikut salah satunya aspek yang mengakibatkan rumah ini tidak mempunyai jendela.

2. Kebaya

Rumah adat jawa yang ke-2 ialah rumah kebaya, yang disebut rumah adat dari Ibukota yakni Jakarta. Pada intinya rumah kebaya ialah rumah adat dari suku betawi, kenapa dimaksud dengan rumah kebaya? Sebab bentuk atap rumah ini seperti pelana, jika disaksikan dari samping akan tampak seperti kebaya.

Tidak hanya rumah kebaya, suku betawi masih tetap mempunyai beberapa rumah adat yang lain, seperti rumah gudang serta rumah joglo. Walau suku betawi mempunyai 3 jenis rumah adat yang berlainan. Tapi yang sudah tercacat dengan sah, rumah adat suku betawi ialah rumah kebaya.

Salah satunya ciri yang menonjol dari rumah adat ini ialah mempunyai teras yang luas. Umumnya digunakan untuk terima tamu atau sekedar untuk bergabung serta bersantai bersama dengan keluarga. Rutinitas suku betawai zaman dulu, membuat sumur di muka tempat tinggalnya serta makam di samping tempat tinggalnya.

Dinding rumah kebaya terbuat dari panel-panel yang bisa di buka atau digeser setiap saat. Dengan tujuan, supaya rumah kebaya dapat berasa lebih luas serta lebih rapi. Dari sisi sifatnya rumah kebaya di bedakan jadi dua sisi yang berlainan.

Yang pertama ialah sisi depan yang besifat umum, yang tiap-tiap orang bisa lihat keindahan serta keasrian rumah ini. Serta yang ke-2 ialah sisi belakang rumah atau yang berbentuk pribadi. Sisi ini cuma bisa disaksikan jika kita memperoleh izin dari pemiliki rumah.

Sebetulnya masih ada lagi Nama Rumah Adat Jawa, cuman disambung lagi di artikel berikutnya ya, sekian dan terimakasih.